PARALLEL COMPUTATION

Minggu, 07 Mei 2017

Parallelism Concept

Komputasi paralel merupakan salah satu teknik komputasi, dimana proses komputasinya dilakukan oleh beberapa resources atau komputer yang independen, secara bersamaan. Komputasi paralel biasanya diperlukan pada saat terjadinya pengolahan data dalam jumlah besar seperti di industri keuangan, bioinformatika, dll, dalam memenuhi proses komputasi yang sangat banyak. Dalam menyelesaikan suatu masalah, komputasi paralel memerlukan infrastruktur mesin paralel yang terdiri dari banyak komputer yang dihubungkan dengan jaringan dan mampu bekerja secara paralel. Untuk itu diperlukan aneka perangkat lunak pendukung yang biasa disebut sebagai middleware yang berperan untuk mengatur distribusi pekerjaan antar node dalam satu mesin paralel. Selanjutnya pemakai harus membuat pemrograman paralel untuk merealisasikan komputasi. Tidak berarti dengan mesin paralel semua program yang dijalankan diatasnya otomatis akan diolah secara paralel. Pemrograman paralel adalah teknik pemrograman komputer yang memungkinkan eksekusi perintah atau operasi secara bersamaan, baik dalam komputer dengan satu ataupun banyak prosesor CPU. Bila komputer yang digunakan secara bersamaan tersebut dilakukan oleh komputer-komputer terpisah yang terhubung dalam suatu jaringan komputer lebih sering istilah yang digunakan adalah sistem terdistribusi. Tujuan utama dari pemrograman paralel adalah untuk meningkatkan performa komputasi. Semakin banyak hal yang bisa dilakukan secara bersamaan dengan kata lain dalam waktu yang sama, semakin banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan.

PENGANTAR QUANTUM COMPUTATION

Pendahuluan

Quantum (kuantum) merupakan jumalah atau quantity. Computation (komputasi) merupakan cara untuk menemukan pemecahan masalah.

Quantum Computation atau Komputasi Kuantum adalah salah satu bidang studi yang di fokuskan pada teknologi komputer yang berkembang berdasarkan prinsip - prinsip teori kuantum.

Sedangkan Quantum Computer atau Komputer Kuantum adalah alat hitung untuk melakukan operasi data yang menggunakan sebuah fenomena mekanika kuantum (cabang dasar fisika pada tataran sistem atom dan sub atom), mekanika kuantum memberikan kerangka matematika untuk berbagai cabang fisika dan kimia.

Komputer kuantum masih dalam pengembangan, baik untuk keperluan rakyat maupun masalah kemanan nasional. Telah dipercaya dengan sangat luas, bahwa apabila komputer kuantum dalam skala besar dapat dibuat, maka komputer tersebut dapat menyelesaikan sejumlah masalah lebih cepat daripada komputer biasa. Komputer kuantum berbeda dengan komputer DNA dan komputer klasik berbasis transistor, walaupun mungkin komputer jenis tersebut menggunakan prinsip kuantum mekanik. Sejumlah arsitektur komputasi seperti komputer optik walaupun menggunakan superposisi klasik dari gelombang elektromagnetik, namun tanpa sejumlah sumber kuantum mekanik yang spesifik seperti keterkaitan, maka tak dapat berpotensi memiliki kecepatan komputasi sebagaimana yang dimiliki oleh komputer kuantum.  

Dalam komputasi klasik jumlah data dihitung dengan bit, dalam komputer kuantum hal ini dilakukan dengan qubit (kuantum bit). Prinsip dasar komputer kuantum adalah bahwa sifat kuantum dari partikel dapat digunakan untuk mewakili data dan struktur data, dan bahwa mekanika kuantum dapat digunakan untuk melakukan operasi dengan data tersebut.

Untuk mengembangkan komputer dengan sistem kuantum diperlukan suatu logika baru yang sesuai dengan prinsip kuantum.

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS