Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidak mampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan dirinya sendiri dan juga tanggungannya.
Kemiskinan merupakan masalah global yang sudah tidak asing lagi, dan pasti dialami oleh masyarakat di beberapa negara, terutama negara berkembang. Karena dinegara berkembang banyak faktor - faktor yang menyebabkan masyarakat terdesak pada kemiskinan.
Kemiskinan dapat disebabkan oleh sulitnya akses terhadap pendidikan, pekerjaan dan juga kelangkaan kebutuhan dasar. Kemiskinan juga banyak dihubungkan dengan penyebab yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari aksi orang lain, termasuk perang dan pemerintah, penyebab individual atau yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari perilaku, pilihan, atau kemampuan dari orang tertentu, penyebab keluarga yang menghubungkan kemiskinan dengan pendidikan keluarganya, penyebab budaya yang menghubungkan kemiskinan dengan kehidupan sehari-hari yang dipelajari atau dijalankan dalam lingkungan sekitar.
Ukuran kemiskinan bisa dibagi menjadi dua kategori, yaitu kemiskinan absolut dan kemiskinan relatif. Kemiskinan absolut adalah kemiskinan yang mengacu pada sesuatu yang konsisten atau tidak terpengaruh oleh waktu dan tempat / negara. Sedangkan kemiskinan relatif adalah yang mengacu pada semakin besar ketimpang antara tingkat hidup orang kaya dan miskin maka semakin besar jumlah penduduk yang selalu miskin. Yakni dengan melihat hubungan antara populasi terhadap distribusi pendapatan. Menurut Kincaid ( 1975 )
Kemiskinan di Indonesia
Pada masa kepemimpinan SBY pemerintah
indonesia meluncurkan program penanggulangan kemiskinan seperti BLT
(Bantuan Langsung Tunai), KUR (Kredit Usaha Rakyat), pengembangan UMKM,
PNPM Mandiri, dan masih banyak program-program lainnya, akan tetapi
belum mampu melepaskan masyarakat indonesia dari jurang kemiskinan yang
semakin hari semakin menyiksa. Keadaan ini sudah
seharusnya menjadi sebuah evaluasi diri bagi pemerintah untuk dapat
terus merencanakan serta mengambil sebuah kebijakan yang dapat membawa
indonesia keluar dari jurang kemiskinan. Tidak di pungkiri memang,
bahwa usaha pemerintah dalam penanggulangan masalah kemiskinan sangatlah
serius, bahkan merupakan salah satu program prioritas akan tetapi
hasilnya belum cukup memuaskan.
Dalam upaya penanggulangan kemiskinan ada
dua strategi utama yang harus ditempuh oleh pemerintah. Pertama,
melindungi keluarga dan kelompok masyarakat miskin melalui pemenuhan
kebutuhan pokok mereka. Kedua, memberdayakan mereka agar mempunyai
kemampuan untuk melakukan usaha dan mencegah terjadinya kemiskinan baru.
Faktor mendasar yang menyebabkan
kemiskinan diantaranya: SDM, SDA, Sistem, dan juga tidak terlepas dari
sosok pemimpin, sehingga dimensi tersebut sangat berkaitan antara satu
dengan yang lainnya.
Kemiskinan terjadi karena kemampuan
masyarakat pelaku ekonomi tidak sama, sehingga terdapat masyarakat yang
tidak dapat ikut serta dalam proses pembangunan atau menikmati
hasil-hasil pembangunan. Soegijoko, (1997:137). Dengan kata lain yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin.
Solusi Kemiskinan menurut saya
- menyetarakan pendapatan pada setiap profesi, agar yang kaya tidak semakin kaya dan yang miskin tidak semakin miskin, tetapi dengan beberapa kualifikasi tertentu yang tidak melanggar atau merugikan hak orang lain
- membangun tempat yang layak huni bagi orang - orang yang tidak mampu
- memperketat pengawasan jalannya program - program untuk orang yang tidak mampu agar santunan yang di berikan tidak berpindah tangan atau bisa dipergunakan dengan seharusnya
- menerapkan wajib santunan kepada orang - orang yang kurang mampu


Tidak ada komentar:
Posting Komentar